Cerita Dari Negeri Dongeng

Di negeri dongeng nun jauh di sana terdapat kisah tentang orang yang dibungkam bukan karena berbicara dusta, tetapi kebenaran. Mulutnya bukan hanya sekadar ditutup dengan selotip hitam, tetapi wajahnya juga dimandikan dengan air keras. Ada yang bernasib cukup baik dengan hanya masuk penjara. Setidaknya di dalam sana senjata digunakan untuk melindungi, bukan menyakiti.

Namun bukankah kebenaran hanya sebuah kesepakatan mayoritas?

Doktrin yang banyak adalah yang benar bukan sebuah isapan jempol. Ini terbukti dari konsep demokrasi yang menunjukkan bahwa pemimpin yang dipilih dengan suara terbanyak adalah yang pantas menjabat. Tidak peduli kapasitas si calon, selama berhasil merebut hati pemilih, dia lah yang akan menjabat. Debat tiga putaran yang ditujukan untuk mencari pemimpin kompeten juga hanya berakhir dengan masing-masing calon menjual rayuan yang nyatanya sulit untuk dipertanggungjawabkan. Selama mayoritas sepakat dia memimpin, maka jadilah ia pemimpin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s